Menu Utama

Friday, 8 February 2019

FIELDTRIP SMP Terpadu Daarul Muttaqien


Selasa 25 September, siswa SMP Terpadu Daarul Muttaqien mengadakan kegiatan fieldtrip. Fieldtrip biasa disebut juga karya wisata. Dalam kegiatan ini siswa tidak hanya berwisata, tetapi juga proses pengambilan dan pengolahan data untuk dipresentasikan. Fieldtrip merupakan program yang diadopsi dari salah satu international school. Kegiatan fieldtrip di SMP Terpadu Daarul Muttaqien ini dilaksanakan selama dua hari. kegiatan ini dilaksanakan berbeda-beda untuk tiap jenjang. Untuk kelas VII pengambilan data dilakukan di pabrik yakult mojokerto dan tempat pembuangan sampah Randegansari. Sedangkan untuk kelas VIII dan IX di pasar Batu dan Dinas Pariwisata Kota Batu .


Untuk kelas VII, pengambilan data dilakukan seharian penuh. Data yang diambil di pabrik yakult dan tempat pembuangan sampah adalah himpunan, perbandingan, dan peranan mikro organisme dalam pembusukan sampah. Setelah seharian mengambil data, mereka pulang untuk mengolah data dan akan dipresentasikan keesokan harinya di sekolah.

Berbeda lagi dengan kelas VIII dan IX, setelah pengambilan data seharian penuh, mereka dituntut untuk mempresentasikan hasilnya pada malam harinya di villa. Data yang mereka ambil di tempat tersebut antara lain menyajikan statistik data, potensi sumber daya kota Batu sebagai kota wisata, dan lain-lain. Untutk melepas penat, di hari kedua siswa kelas VIII dan IX berwisata ke predator fun park.
Siswa siswi terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tahunan ini meskipun banyak yang mengeluh karena waktu pengerjaan presentasi yang sangat singkat dan banyaknya materi yang harus dipresentasikan. Semoga fieldtrip tahun depan dapat berjalan seperti yang diharapkan panitia. (Ryan Adi Prayitno, S.Pd.)

Friday, 25 January 2019

SMP Terpadu Daaru Muttaqien Surabaya


  SMP Terpadu Daarul Muttaqien

 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 PPDB ( Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru)
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien


 SMP Terpadu Daarul Muttaqien



  SMP Terpadu Daarul Muttaqien

 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
 SMP Terpadu Daarul Muttaqien
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM
SMPTDM

Friday, 31 August 2018

Manasik Haji SMP Terpadu Daarul Muttaqien



Ibadah Haji merupakan rukun islam yang kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat islam yang mampu. Sebelum jamaah yang hendak berangkat haji, biasanya dibekali dengan kegiatan manasik haji. Kegiatan manasik haji ini  bertujuan memberikan gambaran serta kondisi kepada calon jamaah haji saat melakukan tawaf, sai, wukuf, dengan mengeliling ka’bah dan melempar jumrah. Kegiatan manasik haji juga perlu diajarkan kepada siswa siswi sebagai pembelajaran agar mengetahui urutan rangkaian kegiatan haji yang sesungguhnya.

Sabtu, 25 September, siswa siswi SMPT Daarul Muttaqien melaksanakan kegiatan manasik haji di halaman sekolah. dengan berpakaian ikram serba putih, seperti layaknya pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya, seluruh siswa terlihat antusias mengikuti prosesi peragaan manasik haji yang dibimbing oleh ustadz/h dalam beberapa kloter. Para calon jamaah haji cilik ini mulai bergerak dari alua menuju sisi kanan kubus hitam yang dianalogikan sebagai Kabah untuk melakukan tawaf.

Saat memasuki ritual Sai', para siswa kelas VII yang terlihat gembira mendapat pengalaman baru ini diminta berlari kecil oleh para pendamping dan diteruskan dengan melempar Jumrah yang membuat para siswa siswi ini semakin bersemangat. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 08.00 dan berakhir pukul 11.30. Panasnya cuaca tidak menyurutkan semangat siswa siswi untuk melaksanakan acara ini.
Semoga kegiatan manasik haji tahun depan semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin. (Ryan Adi Prayitno, S.Pd)








Independence Day Camp SMP Terpadu Daarul Muttaqien


Rabu pagi (8/8), sebanyak 230-an siswa berkumpul di lapangan SMP Terpadu Daarul Muttaqien untuk melaksanakan upacara pelepasan  Independence Day Camp (IDC). kegiatan IDC ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di SMP Terpadu Daarul Muttaqien.


Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dua malam di dusun Claket-Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tujuan dari kegiatan IDC adalah menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kerjasama dan kemandirian. Untuk menumbuhkan kemandirian siswa, setiap regu yang beranggotakan lima sampai delapan siswa dititipkan kepada orang tua asuh warga dusun Claket. Di hari pertama, siswa ikut membantu pekerjaan orang tua asuh. Karena Claket merupakan daerah pegunungan, mayoritas pekerjaan warga adalah bertani dan beternak. Siswa SMP Terpadu Daarul Muttaqien terlihat sangat antusias membantu pekerjaan orang tua asuh mereka. Selepas pulang dari sawah dan kandang, siswa juga ikut membantu menyiapkan makan malam di rumah orang tua asuh masing-masing. Untuk mengakrabkan dan membangun suasana kekeluargaan, di malam hari dewan guru juga mengadakan acara pengajian bersama warga yang dengan narasumber ustad Munim guru SMP Terpadu Daarul Muttaqien.


Hari kedua, siswa diajak untuk jelajah alam pegunungan dengan jalan naik turun. Ada lima pos halang rintang yang harus dilalui oleh siswa. Tidak hanya itu, karena kegiatan ini merupakan kegiatan pramuka, siswa juga diminta menghafalkan dhasa dharma pramuka dalam tiga bahasa yaitu indonesia, arab, dan inggris. Siswa juga diajarkan bahwa sholat adalah hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun meskipun di dalam hutan. Dengan beralaskan jas hujan dan tas kresek, siswa pun tetap melakukan sholat di tengah-tengah penjelajahan. Beratnya medan dan dinginnya cuaca tidak menyurutkan semangat siswa melalui petualangan ini.


Siswa mengaku banyak sekali pengalaman yang didapatkan dalam acara ini, karena di kota surabaya, mereka tidak pernah menemukan suasana alam dan suasana keluarga desa yang sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan gotong royong. Bahkan sebagian besar dari mereka juga mengaku baru pertama kali masak dan mencuci piring. (Ryan Adi Prayitno, S.Pd)

Monday, 6 August 2018

Alumni SMP Terpadu Daarul Muttaqien, Juara 1 Lomba Tahfidz Al-Quran

Syahrizal Ramadhani, menorehkan prestasi yang membanggakan. Alumni SMP Terpadu Daarul Muttaqien tersebut, berhasil menjadi juara 1 lomba tahfid Al-quran juz 30. Acara tersebut digelar di SMK Tanwir Surabaya saat MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) berlangsung.

Lomba tersebut ditujukan pada siswa baru SMK Tanwir Surabaya yang hafal Al-Quran. Dari ratusan siswa baru SMK Tanwir,  hanya ada belasan siswa yang hafal Juz 30.



Dalam lomba tersebut, Syahrizal Ramadhani membuktikan kemampuan hafalan Juz 29 dan 30 nya yang dihafalkan selama di SMP terpadu Daarul Muttaqien dan mampu mengalahkan belasan peserta lainnya. “penilaiannya mungkin dari kelancaran bacaan dan tajwidnya”, tutur Syahrizal.

Siswa yang berbadan bongsor ini mengaku sangat percaya diri saat lomba karena nilai ujian Al-Qurannya juz 29 dan 30 di SMP Terpadu Daarul Mutaqien cukup bagus. “saya sangat percaya diri, tapi agak sedikit grogi karena memang lomba itu langsung dilakukan saat MPLS tanpa ada pemberitahuan sebelumnya”, tuturnya. 


“Jangan sia-siakan waktu lenggangmu, gunakanlah waktu tersebut dengan baik dan tingkatkan kualitas mengaji dan murojaah. Jangan kejar ilmu dunia namun kejarlah ilmu akhirat karena insya Allah ilmu dunia akan ikut dengan sendirinya”, pesan Syahrizal kepada semua generasi muda bangsa. (Ryan Adi Prayitno)

Thursday, 5 July 2018


SMPTDM Sabet Juara 1 BTC VII 2018 Se Jawa Bali
Siswa SMP Terpadu Daarul Muttaqien,  Ahmad Yusuf dan M. Alam Fauzan berhasil  menyabet  Juara 1 kategori Jurus Baku SMP Putra Pra Remaja dalam Kejuaraan Bintang Trisula Cup (BTC) VII 2018 se jawa-bali. Kejuaraan ini diadakan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam kejuaraan yang diikti oleh 300 lebih dari jawa dan bali ini, siswa SMP Terpadu Daarul Muttaqien mengaku kurang percaya diri saat tampil di arena. Acara ini digelar selama empat hari berturut-turut mulai tanggal 2-5 juli 2018. Kejuaraan ini merupakan kejuaraan yang ke-VII dengan ikon Bintang Trisula Cup untuk wahana mencari bibit atlet silat yang dilatih di beberapa padepokan Pagar Nusa se Jawa – Bali. Panitia penyelenggara juga berharap, dengan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai arena silaturrahmi antar pesilat dalam perguruan silat Pagar Nusa, sekaligus sebagai sarana evaluasi kegiatan untuk pengembangan perguruan silat Pagar Nusa di masa yang akan datang.
"Semoga dengan mengikuti kejuaraan ini siswa smptdm dapat menambah pengalaman dan untuk kedepannya bisa memenuhi target juara umum," tutur budimansyah S.Pd, pelatih silat SMP Terpadu Daarul Muttaqien.  (Ryan Adi Prayitno, S.Pd.)


Science Day “Fun With Experiment and Science”
Science day merupakan hari dimana seharian penuh anak-anak diajak bermain, belajar dan ber-eksperimen tentang sains.  Perayaan Science day di SMP Terpadu Daarul Muttaqien tahun ini selain diadakan di dalam sekolah, juga di beberapa SD sekitar lingkungan sekolah.
Di dalam sekolah, acara ini berisi lomba sains IPA, IPS dan Matematika antar kelas. Banak percobaan-percobaan yang ditampilkan dalam science day tahun ini antara lain roket udara, simulasi gunung meletus, dan masih banyak lainnya.

Berbeda lagi dengan acara yang dilakukan di luar sekolah. Kali ini sekolah yang menjadi tujuan Science exhibition adalah SDN Made 1. Beberapa siswa SMP Terpadu Daarul Muttaqien berangkat menuju SD tersebut untuk mempertunjukkan percobaan sains sederhana.

Beberapa percobaan sains yang dipamerkan antara lain luapan lumpur lapindo, mengambil koin dalam air, dan pengendalian api. Selain pertunjukan sains sederhana, acara juga dimeriahkan pertunjukan drama pencak silat dari ekstra kurikuler SMP Terpadu daarul muttaqien. Siswa SDN Made 1 terlihat antusias dan tercengang melihat percobaan sains yang mungkin belum pernah mereka lihat padahal bisa dilakukan dengan alat-alat sederhana.

“Kegiatan science day special feminism zaman now perlu dipertahankan dan dikembangkan agar potensi siswa dan keberanian dalam eksperimennya lebih kreatif dan inovatif sehingga siswa tidak terpaku dalam pembelajaran dalam kelas saja tetapi juga bisa mengaplikasikan ilmu sains tersebut di teman sebayanya.”, Ujar M. Samsul Arifin, M.Pd, ketua pelaksana science day.(Ryan Adi prayitno, S.Pd)